Minggu, 30 Maret 2014

DIAM NAMUN MERADANG




DIAM NAMUN MERADANG

di sudut-sudut kumuh gerbang kota
serdadu mengadu menengadah mengharap hiba
meraung tapi tak bersuara
tangan dan kakinya kaku
mulutnya bisu disumbat si penyebar umpat

dia diam namun meradang
tertawa dengan isak yang semakin memekak
gemuruh riuh suara-suara kelaparan

apa yang mereka makan?
luka-luka yang berkecambah di tubuh mereka
mereka haus!
ia minum air mata mereka
semua lelah pasrah dalam basah keringat
dan air mata

Hg
Jambi, 21 Maret 2014

Jumat, 21 Maret 2014

TANGISAN LANGIT




TANGISAN LANGIT

langit menangis menggenangi bantalan Ciliwung
jiwa merana menggigil diselimuti air bah
tarian angin mengejek
membentuk kawah becek tak bermagma
semua tampak melaut tenang
menggenang semua kenangan pahit
susut dengan kesakit-sakitan

Hg, 12 Februari 2014

Selasa, 18 Maret 2014

WARNA KEHIDUPAN





WARNA KEHIDUPAN


Fatamorgana jiwa
Gelap, terang, buram temaram tersamar

Hg, 15 Januari 2014

Sabtu, 15 Maret 2014

MIMBAR KEHIDUPAN




MIMBAR KEHIDUPAN

seteguk air membasahi tubuh yang kotor penuh noda
dibalut kain putih bersimpuh, bermunajat di atas lapikan sajadah
tadahan tangan seakan menampung segala kepedihan dosa
meraung sukma di ruang penuh nista

semilir nyanyian kitab suci melagukan kesejukkan
membuka mata di pagi yang masih bernyawa
enggan mimpi itu untuk beranjak, namun adzan itu menapaki seluruh jagad raya
membangunkan mata para perindu surga

di atas sajadah hati menuai benih
sembari menyisir lika-liku jalan menujuMu
cahayaMu penerang jalanku

Hg, 11 Januari 2014

Selasa, 11 Maret 2014

MENGUKIR CERITA DI HARI SENJA



MENGUKIR CERITA DI HARI SENJA

berjalan dalam lengang 100 langkah terengah
binar-binar mata berpencar dalam kelam
terawang di ujung langit senja
detak-detik jantung 40 hari berjalan
mendesir dalam setiap alur urat nadi
berangsur-angsur mengurangi pompa padanan kehidupan
getar merambat di tambat ashar petang
menggugurkan daun di pundak bernama

dua minggu telah letih tertatih
pejalan 7 langkah menuju pintu
mendengungkan ngiangan suara sangkakala
3 penguat nafsu aneh berdebat
seiring lesu menyergap
ruh leleh dalam kuasaNya
satu hari habis terkikis masa
lewati satu pintu menuju rumah baru

Hg, 4 Maret 2014