Sabtu, 15 Maret 2014

MIMBAR KEHIDUPAN




MIMBAR KEHIDUPAN

seteguk air membasahi tubuh yang kotor penuh noda
dibalut kain putih bersimpuh, bermunajat di atas lapikan sajadah
tadahan tangan seakan menampung segala kepedihan dosa
meraung sukma di ruang penuh nista

semilir nyanyian kitab suci melagukan kesejukkan
membuka mata di pagi yang masih bernyawa
enggan mimpi itu untuk beranjak, namun adzan itu menapaki seluruh jagad raya
membangunkan mata para perindu surga

di atas sajadah hati menuai benih
sembari menyisir lika-liku jalan menujuMu
cahayaMu penerang jalanku

Hg, 11 Januari 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar