Minggu, 28 Desember 2014

PUSAR NANAR SEBUAH PEMBUKTIAN



PUDAR NANAR SEBUAH PEMBUKTIAN

Dalam rangkaian sajak-sajak nan rancak
Terlihat bercak-bercak muram geram
Berbagai keluh kesah tertuang tumpah
Melimpah hujan dalam untaian mapan

Di atas neraca ditimbang kapas matang
Kemudian dibuang terbang tanpa pertimbangan
Berat sebelah dalam menelaah wajah
Memandang hampa dalam padang senja
Lalu mengadah menganga seekor burung beo
Bertepuk riang dalam kegirangan kemenangan
Namun merpati tertunduk lesu dalam setiap bait puisi
Walau hati semarak riak ingin menari
Tapi tertahan oleh hambatan
Yang selalu tak tertahan pudar nanarnya
Perih merintih dalam kesakitan
Tapi dia pastikan merpati pasti akan terbang pada waktunya
Dan si beo akan mengangguk lesu dalam dekapan nafsu
 
Hg, 07 April 2013

Kamis, 25 Desember 2014

SAAT IBRAHIM BERKISAH (AYAH)



Saat Ibrahim Berkisah
(Ayah)

Di kejauhan tampak padi yang menderai senyum
Wajah lumpur penuh basah keringat
Lusuh jari jemari mengatur pacul
Menggoyang tempayang pena

Saat Ibrahim menebar buah
Hati mekar merekah kesah
Menelan payah dalam keremang-remangan
Untuk gendongan kecilnya
Belum kendur mundur uraturat nadi
Terus walau hati mengelus peluh

28 Mei 2013

Selasa, 23 Desember 2014

KETIKA MENUTUP MATA



KETIKA MENUTUP MATA

semua kaku, pucat pasi
dibanjiri air mata

Kerinci, 12 Februari 2014

Kamis, 18 Desember 2014

HILANG



 
HILANG
(Herti Gustina)

Ketika sang fajar tak lagi tersenyum
Hidup akan diombang-ambing kegalauan
Memusnahkan yang telah musnah
Hilang tanpa arah

Jambi, 19 Januari 2014

Kamis, 11 Desember 2014

CANDU SANG PUJANGGA



 
CANDU SANG PUJANGGA

Pujangga, kau penggemar kata penuh makna
Menggemparkan dada sang pecinta
Menyisir tiap desir alunan pasir
Beralun dalam tiap denting detik jam loker

Pujangga, kau hanyutkan aku dalam aliran nadi di tanganmu
Menindas tandas setiap hela nafasku
Menyesat sesak dalam samudera lepas
Menderet sejuntai harap
Kau katak yang melagukan nyanyian hujan
Sajak dalam larutan tuak

Pujangga,
Kini kusadari puitismu
Bagai narkoba yang menggoda

Daun harus luruh ketika telah jenuh
Bunga akan layu ketika telah kelu
Namun aku haruskah begitu?
Hanya batanglah penopang segala tanya

5 Mei 2013